Servant of Evil [Mothy-P] Indonesian version
Engkaulah sang ratu, dan aku pelayanmu
Takdir memisahkan, kita si anak kembar
Aku akan melakukan semuanya
Termasuk yang jahat, untuk melindungimu
Kita terlahir bersama dentingan lonceng
Diberkahi dan dipuji oleh semua orang
Kita yang harusnya tidak terpisahkan
Sekarang berpisah, karna keegoisan
Jika dunia menjadi musuhmu
Dan mereka ingin menjatuhkanmu
Jangan takut, ku akan bersamamu
Tersenyumlah terus, hey ratuku
Engkaulah sang ratu, dan aku pelayanmu
Takdir memisahkan, kita si anak kembar
Aku akan melakukan semuanya
Termasuk yang jahat, untuk melindungimu
Suatu hari aku pergi ke kota tetangga
Aku menabrak seorang wanita yang cantik
Rambut hijaunya lembut seperti senyumannya
Aku segera jatuh cinta kepadanya
Tapi semuanya harus kututupi
Ratuku memberi sebuah perintah
Aku harus segera menjawabnya
Tapi mengapa air mataku jatuh?
Engkaulah sang ratu, dan aku pelayanmu
Terkutuk oleh takdir, yang kejam dan gelap
“Hari ini menunya adalah brioche”
Kau tersenyum senang, sangat manis dan polos
Tak lama lagi kota ini akan hancur
Serangan dilakukan oleh rakyatnya
Kata mereka keadilan akan tiba
Tapi tenang saja, aku ada disini
“Berikan gaun kuningmu padaku
Kita bertukar dan kau harus lari
Kita anak kembar, janganlah takut
Aku akan melindungimu slalu”
Akulah sang ratu, dan engkau pelarian
Dihancurkan takdir yang ganas dan sadis
Jika orang memanggilmu sang ratu iblis
Aku juga iblis, darah kita yang sama
Ada sebuah kerajaan yang kejam
Kita baru 14 tahun saat itu
Tapi semuanya adalah kebohongan
Ratunya adalah saudari manisku
Jika dunia menjadi musuhmu
(Dentingan
bel menandakan waktunya)
Dan mereka ingin menjatuhkanmu
(Hatiku
hancur mendengar bunyinya)
Jangan takut, ku akan bersamamu
(Kau
mengalihkan matamu ke langit)
Teruslah tersenyum, hey ratuku
(Pedang
diayunkan sambil kau berkata…)
“Oh? Saatnya makan cemilan!”
Engkaulah sang ratu dan aku pelayanmu
Takdir memisahkan, kita si anak kembar
Aku sudah melakukan semuanya
Termasuk yang jahat, untuk melindungimu
Jika kita bisa terlahir kembali
Mari bertemu lagi, dan bermain bersama
Comments
Post a Comment