Witch Hunt [Suzuki-P] Indonesian version

Ayo, berkumpulah
Dengarlah cerita ini
Jangan lupakan saputanganmu,
Kau mungkin butuh
Dulu, berabad lalu, hiduplah penyihir muda
Oh ya, dia jatuh cinta pada sang pangeran

“Tak perlu menghentikan waktu, tak ada mantra yang bisa
Membuatku merasakan, p’rasaan ini”

“Terikat di salib, aku menatap langit”
“Akui dosamu! Serahkan nyawamu!”
“Jika ku berdoa, adakah yang mendengar?”
“K’stiaanmu itu semu!”
“Jika cintaku tak lebih dari malapetaka”
“Akui dosamu! Serahkan nyawamu!”
“Akan ku hancurkan smua dengan kebencianku”
“Kematian di depan mata”

Bukalah matamu dan lihatlah api itu
Jangan kau lupakan api itu penghakimanmu
Dulu, berabad lalu, hiduplah penyihir muda
Oh ya, dia memanfaatkan sang pangeran

“Dia menyembunyikan itu semua dari dirimu
Saat bahagia berakhir, hukuman mulai!”

“Tangisan penyihir terdengar makin keras”
“Akui dosamu! Serahkan nyawamu!”
“Meraung, mengutuki semua makhluk hidup”
“Kebaikan jadi iblis”
“Jatuhkan hukuman pada penyihir (yang) jahat”
“Lindungi yang baik, hancurkan yang jahat”
“Berikan penyihir itu kepada api”
“Dia sudah tak tertolong”

“Kalian sangat bodoh! Dia membohongimu!”
“Akui dosamu! Serahkan nyawamu!”
“Api penghakiman itu semakin membara”
“Kematian di depan mata”

“Tak perlu menghentikan waktu, tak ada mantra yang bisa
membuat kita merasakan, p’rasaan ini”

“Terikat di salib, aku menatap langir”
“Akui dosamu! Serahkan nyawamu!”
“Jika ku berdoa, adakah yang mendengar?”
“K’stiaanmu itu semu!”
“Jika cintaku tak lebih dari malapetaka”
“Akui dosamu! Serahkan nyawamu!”
“Akan ku hancurkan smua dengan kebencianku”
“Kematian di depan mata”

“Api merah yang membara mulai merobek langit”
“Akui dosamu! Serahkan nyawamu!”
“Dia menatap langit lalu melarikan diri”

“Kematian di depan mata”

Comments

Popular posts from this blog

Suteki Da Ne [Final Fantasy X] English version (*translyrics from Japanese version)

The Bride of Necro English Ver. [Kanon69]

Dear Mom [Girls' Generation] English version